Sambungan Langsung Google Search

www.topikindo.com - Bakal calon gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Salahuddin Uno, memprediksi bakal ada koalisi besar dari 7 partai politik untuk melawan calon petahana, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok). “Ini potensi Koalisi Rakyat Jakarta,” kata Sandiaga Uno.
Ketujuh partai tersebut yaitu PDIP, Gerindra, PKS, Demokrat, PPP, PKB, dan PAN. Basis pembentukan koalisi gemuk tersebut adalah untuk melawan calon independen dengan mengusung calon gubernur dari partai politik.
Sebelumnya diberitakan, DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta dan DPD Partai Gerindra DKI Jakarta sepakat untuk mengusung calon gubernur DKI Jakarta yang memiliki etika. “Kalau objektif kita menilai kinerja Ahok memang bagus. Tapi kan kita juga punya etika,” kata Sekretaris DPD PDI Perjuangan DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi, di Jakarta.

Sandiaga Salahuddin Uno saat di wawancarai

Karena alasan itu, PDI Perjuangan, kata dia, telah menutup pintu rapat-rapat bagi Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) untuk diusung pada Pilkada DKI Jakarta tahun depan. “Karena bukan apa, pemimpin Jakarta kan juga jadi contoh anak-anak kita. Bagaimana bahasa yang baik, kinerja yang baik, semua harus berimbang,” kata Prasetyo menambahkan.
Bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno saat berfoto bersama pengurus PWI Jaya, pada acara Anugerah Jurnalistik MH Thamrin-PWI Jaya ke-42 Tahun 2015-2016, di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (26/9/2016)
JAKARTA, KOMPAS.com Bakal calon wakil gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno, akan mengikuti program pengampunan pajak atau tax amnesty.
"Insya Allah dalam satu dua hari ini, kami akan daftar tax amnesty," kata Sandiaga di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (26/9/2016).
"Setelah itu, saya akan melaporkan harta kekayaan saya," kata Sandiaga yang berpasangan dengan Anies Baswedan (sebagai bakal calon gubernur) pada Pilkada DKI 2017.
Sandiaga tercatat sebagai pendiri Recapital Group pada 1997. Pada 2004-2015, Sandiaga menjadi Presiden Direktur PT Saratoga Investama Sedaya Tbk. Tahun 2007-2015, Sandiaga menjabat sebagai Direktur di PT Adaro Energy Tbk.
Tahun 2009-2010, Sandiaga menjabat sebagai Komisaris di PT Tower Bersama Infrastruktur Tbk. Ia juga menjadi Komisaris di PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk pada 2010-2013.
Pasangan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno akan mengungkapkan seluruh dana kampanye pada Oktober mendatang.
Tim pemenangan Agus Yudhoyono-Sylviana
Partai Demokrat bersama PKB, PPP, dan PAN, telah resmi mengusung Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni, untuk jadi bakal calon gubernur dan wakil gubernur dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Kesepakatan itu diambil usai empat pimpinan partai memutuskan di Cikeas, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis tengah malam, 22 September lalu.

Meski demikian, menurut Ketua DPD DKI Partai Demokrat Nachrowi Ramli hingga saat ini, pihaknya bersama tiga partai lainnya masih terus menggodok pembentukan tim pemenangan Agus-Sylviana. Dia pun menuturkan, tim tersebut sudah final disusun. "Sudah final disusun. Minggu ini mudah-mudahan sudah siap. Kami harus terus bekerja sama. Kita enggak bisa anggap enteng," ucap Nachrowi di Kantor DPP Partai Demokrat, Jakarta, Senin, 26 September 2016.

Saat ditanya, dari pihak mana yang akan menjadi ketua tim pemenangan. Dia hanya mengatakan, hingga saat ini ditentukan. "Ketuanya belum ditentukan. Insya Allah dalam minggu ini. Kita ingin bergerak seefisien mungkin," Nachrowi menandaskan.
Sementara itu, bakal cawagub DKI Sylviana pun hanya mengatakan singkat terkait siapa yang akan menjadi tim pemenangan. Dan kapan akan dibentuk tim tersebut.

"Tunggu saja, sampai pariwara berikut ini," canda Sylviana yang bersama Agus Yudhoyono akan bertarung dalam Pilkada DKI 2017. (red-liputan6)